Minggu, 17 September 2017

Multimedia dalam Pembelajaran Berbasis ICT


 Multimedia dalam Pembelajaran Berbasis ICT

1.  Pengantar

Dokumen ini memberikan panduan bagi guru untuk mengetahui dampak dan penggunaan multimedia di bidang pendidikan. Istilah "multimedia" digunakan di sini untuk merujuk pada penggunaan ekstensif gambar, foto, file suara dan video, serta teks, dalam kegiatan belajar-mengajar. Dengan kata lain, kami prihatin dengan berbagai format di mana siswa dapat mengakses, memahami, memproses dan mengungkapkan pengetahuan.
2.  Manfaat Multimedia
Hal pertama yang perlu diingat adalah bahwa peserta didik senang menggunakan komputer dan termotivasi oleh materi multimedia, dan dapat dipikat dengan cara memindahkan citra seperti klip video atau melalui penggunaan file suara yang sesuai. Singkatnya, multimedia lebih sesuai dengan pengalaman sensorik penuh kehidupan manusia, tujuan nya yaitu:
  • ·         Mereka merasa mereka belajar lebih baik
  • ·         Mereka memahami konsep yang sulit dengan lebih baik
  • ·         Mereka percaya bahwa mereka mempertahankan materi pelajaran dengan lebih baik
Multimedia memberi siswa pembelajaran "hands-on", retensi yang lebih baik, umpan balik yang spesifik, dan tingkat pemahaman yang meningkat. (Roden, 1991)
Multimedia dapat menghasilkan ingatan sebanyak 70%, dibandingkan dengan 45 persen untuk alat bantu audio visual dan hanya 25 persen untuk audio. (Sharma, 1999)
Memaksimalkan efektivitas dan efisiensi komunikasi peserta didik-courseware (yaitu Interaktivitas) menyebabkan peningkatan kepuasan peserta didik dan peningkatan kinerja dan produktivitas materi pembelajaran. (Hueyching, 1996)

Selanjutnya, keterlibatan dalam penggunaan multimedia menawarkan kepada siswa beberapa pengalaman yang sangat mereka hargai:
  •  Mampu berkolaborasi dengan rekan kerja
  • Kemampuan unuk memilih dari sejumlah besar informa
  •  Memiliki wawasan tentang bagaimana pengetahuan baru diperoleh 
  • bertanggung jawab untuk belajar sendiri
·        
Seorang guru menggali informasi peserta didik dengan:
  • mengevaluasi informasi, memprioritaskan informasi dan memverifikasi keabsahan informasi.
  • menganalisis informasi, mengidentifikasi gagasan utama dalam informasi yang diteliti, mengklasifikasikannya ke dalam kelompok yang sesuai dengan tujuan skema yang direncanakan, dan mencari urutan untuk menyusun informasi secara logis.
  •  membuat koneksi, membandingkan dan membedakan berbagai sumber informasi.
Keterampilan berpikir kreatif dikembangkan misalnya pada tahap desain dan pengembangan proyek. Dalam merancang dan mengembangkan produk, peserta didik menguraikan, memperluas dan memodifikasi informasi yang mereka gunakan dalam format yang sesuai untuk presentasi mereka sendiri.
  • Sintesis: membuat ringkasan dan merencanakan proyek.
  •  Membayangkan: melalui pengorganisasian dan pengembangan produk multimedia, peserta didik harus menggunakan visualisasi dan intuisi untuk mengetahui apa yang akan membuat produk menarik, menarik dan informatif.
Mengarang produk mereka sendiri juga melibatkan murid-murid dalam istilah "kemampuan berpikir kompleks" Jonassen. Tahap organisasi dan perancangan melibatkan murid-murid di:
  • Merancang: merumuskan tujuan produk, menciptakan produk unik mereka sendiri dan menilai produk.
  •  Problem Solving: merancang produk untuk tugas atau masalah tertentu, mempertimbangkan desain alternatif dan memilih yang paling sesuai
  • Pengambilan Keputusan: membuat pilihan konten, format presentasi, urutan dan waktu acara (apa yang harus dikembangkan atau diteliti pada titik), menilai dan mengevaluasi pilihan yang dibuat dalam hal kesesuaian, dll.

3.  Penggunaan Multimedia
Ada dua area utama di mana multimedia dapat digunakan dalam pengajaran dan pembelajaran:
·         Multimedia digunakan oleh guru
·          Multimedia yang digunakan oleh siswa
Guru dapat meningkatkan presentasi informasi baru atau kegiatan belajar dengan mengenalkan komponen multimedia. Siswa dapat melihat dan mendengar materi yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran, serta membaca teks atau mendengarkan guru.
Siswa dapat menggabungkan komponen multimedia dalam pekerjaan mereka sendiri, misalnya dengan memasukkan gambar atau klip suara untuk ditambahkan ke teks yang telah mereka tulis.
Perangkat lunak seperti Microsoft Word atau MS PowerPoint menawarkan banyak kesempatan kepada para guru dan peserta didik untuk menggunakan beragam komponen multimedia dengan mudah. Ini disinggung secara singkat di modul pelatihan tingkat pondasi untuk program ini, dan menampilkan lebih kuat pada tingkat kursus yang lebih maju.

4. Sumber Multimedia
    Ada sumber multimedia yang terus meningkat yang tersedia untuk penggunaan pendidikan, termasuk CD-ROM, DVD dan sejumlah besar sumber online (situs web). Encarta Microsoft Encarta adalah salah satu sumber konten multimedia terbaik. MS Encarta tersedia baik sebagai CD-ROM maupun via Internet.

33 komentar:

  1. Menurut ibu, bagaimana kah caranya supaya pemanfaatan dari multimedia ini juga dapat dimanfaatkan didaerahh yang sangat minim teknologi dengab kata lain daerah yang paling terpencil?

    BalasHapus
    Balasan
    1. disisni peran guru berperan aktif untuk menerapkan multimedia didaerah terpencil walaupun tidak optimal dikarenakan akses internetnya kurang memadai, akan tetapi guru bisa menciptakan kondisi belajar yang efektif sehingga perhatian siswa bisa terfokus kepada media yg kita ajarkan.

      Hapus
    2. saya setuju bunda, guru harus cekatan menjawab tantangan di masa sekarang ini dalam memanfaatkan multimedia sebagai sarana belajar, selain dari peninggkatan kulitas guru perlu pmbangunan infrastuktur dan pengadaan sarana prasarana yang di butuhkan dalam pemanfaatan multimedia, seperti listrik dan lain sebagainya.

      Hapus
  2. kenapa CD room sekarang sudah hampir ditinggalkan orang ya? padahal CD room bebas dr virus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pendapat saya CD ROOM jarang digunakan lagi karena kapasitasnya gak memadai untuk file yang ukurannya lebih besar, juga sulit untuk dibawa, sedangkan kalau FD minimalis bentuknya dan memuat kapasitas yang besar

      Hapus
    2. salah satu faktor kenapa CD ROOM jarang digunakan lagi, kita tahu bahwa perkembangan ilmu dan teknologi pada saat ini sangatlah luar biasa, sehingga penggunaan CD ROOM sudah jarang dipakai mungkin masih digunakan untuk proses instalasi atau burning File ISO, mungkin salah satu kapasitas daya simpannya.

      Hapus
    3. menurut saya walaupun CD ROOM sudah jarang digunakan lagi, tetapi masih sangat berguna sebagai arsip untuk menyimpan suatu data di berbagai tempat dan tidak mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk membeli FD yang akan disimpan data tersebut kedalam arsip dan juga bebas dari virus. Contohnya waktu saya menyelasaikan studi S1, untuk melengkapi sebuah bahan dan data arsip selain dalam bentuk cetak bisa digunakan menyimpan CD-Room di perpustakaan untuk memudahkannya sebagai arsip, agar skripsi saya tidak hilang dan mungkin bisa juga kita mencari melalui CD-ROOM apabila skripsi tidak ditemukan.

      Hapus
    4. Menurut saya CD ROOM memiliki kapasitas penyimpanan sangat kecil dan memerlukan alat khusus untuk membacanya

      Hapus
  3. Selain bnyak manfaatnya, multimedia tentu memiliki kekurangan. Menurut ibu bgaimana cranya agar kekurangan itu tidak mnjadi klemahan kita dlm menyampaikan pmbeljaran di kelas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya guru harus menguasai bahan pembelajaran terlebih dahulu dan memiliki rencana pelaksanaan pembelajaran, sehingga kita bisa menentukan metode , dan media apa yang kita pakai dalama proses pembelajaran .

      Hapus
    2. Kalau menurut saya, guru harus bisa mencari solusi atas masalah atau kekurangan dari multimedia yg digunakan dengan cara mempertimbangkan dr awal

      Hapus
  4. untuk membuat media pembelajran, guru membutuhkan waktu yang banyak, sementara terkadang guru juga disubukkan dengan kegiatan lain selain untuk mengajar dan membuat media, bagaimana seharusnya yang harus kita lakukan menurut ibu

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada intinya kita harus bisa mengatur waktu untuk kerja dan yang lainnya, sehingga kita bisa mengoptimalkan waktu kita sebaik mungkin.

      Hapus
    2. Saya setuju bunda. Guru memang harus membagi waktu dengan baik dan dituntut harus lebih kretif, sehingga bisa menghasilkan hasil karya yg bagus dengan efisiensi waktu yg bagus pula

      Hapus
  5. Bagaimana cara guru dalam memilih media yang baik untuk pembelajaran ?
    dan bagaimana cara guru dalam membagi waktu untuk membuat media pembelajaran ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya Caranya dengan membuat media yg sesuai dengan gaya belajar siswa. Wktu pmbuatannya sebisa mungkin tidk mepet dgn wktu qt akan mengajarkannya ke siswa agar media yg dihasilkan bsanmksimal

      Hapus
    2. Menurut saya law untuk memilih media apa yg tepat kita lihat dulu kondisi siswanya dulu, kemampuan siswa dan gaya belajar siswanya

      Hapus
    3. Dan kalau untuk waktu membuat media, kita sebagai guru harus bisa membagi wktu sehingga kita tidak keteteran dalam menjalankan tugas.

      Hapus
  6. Menurut kakak, jika kita menganjurkan anak tingkat SD belajar merancang multimedianya sendiri khususnya pada pelajaran matematika, pada kelas berapa hal tersebut efektif untuk dilakukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalaw menurut saya anak SD belum bisa kita suruh mereka untuk membuat multimedia, akan tetapi sekedar perkenalan tentang bentuk dan penggunaan multimedia secara garis besar.

      Hapus
    2. Kalaw menurut saya anak SD belum bisa kita suruh mereka untuk membuat multimedia, akan tetapi sekedar perkenalan tentang bentuk dan penggunaan multimedia secara garis besar.

      Hapus
    3. kalau menurut saya efektif itu ketika kelas 5 dan 6, dimana siswa sudah mulai mengerti dan memahami materi yang akan dibuat multimedianya

      Hapus
    4. izin menambahkan, anak boleh di kenalkan dengan komputer pada usia 3-4tahun, karena pada usia itu anak nak sudah menguasai keterampilan hidup dasar, seperti berjalan dan berbicara. Karena itulah ia sudah siap mengeksplorasi komputer dan melakukan aktivitas coba-coba secara langsung. jadi tidak menutup kemungkinan pada anak usia sekolah dasar sudah bisa mengoperasikan komputer, jadi kapan kita bisa menganjurkan anak SD membuat multimedia? pada saat anak sudah bisa membaca, menulis, berhitung dan mengopersikan komputer ini tepatnya di kelas 5-6 dengan bimbingan guru tentunya seperti yang di paparkan Geminia.
      terimaksih

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum kk Netri
    diantara banyaknya manfaat dari multimedia pembelajaran berbasis ICT ini adakah kekurangannya? dan bagaimana cara menganggulanginya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kelebihan dan kekurangan dari multi media sendiri tentu ada karena faktor dari manusianya sendiri, seperti halnya pembuatan multi media, dikarenakan kekurangan manusia dalam mendapatkan atau menciptakan sesutau.

      Hapus
  9. menurut kk, bagaimana cara memilih media pembelajaran yang efektif dalam pembelajan supaya bisa sinkron dengan model pembelajaran yang kita terapkan?

    BalasHapus
  10. Yg pertama kita lihat program, kemudian kita lihat dulu sasaran kita apa situasi dan kondisi, kemudian kualtas siswanya juga perlukita perhatikan dalam menentukan media apa yg perlu kita buat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Izin berpendapat. saya setuju dengan pendaoat ibu netri bahwa untuk memilih media pembelajaran yang efektif perlu mempertimbangkan aspek-aspe yang terlibat seperti siswa, materi yang ingin disampaikan, bahkan juga mempetimbangkan kemampuan gurunya. semua itu disesuaikan dengan kebutuhan. jika memungkinkan lebih baik guru itu sendiri yang membuat media pembelajaran agar sesuai dengan model pembelajaran yang ingin diterapkan. terima kasih

      Hapus
  11. Yg pertama kita lihat program, kemudian kita lihat dulu sasaran kita apa situasi dan kondisi, kemudian kualtas siswanya juga perlukita perhatikan dalam menentukan media apa yg perlu kita buat.

    BalasHapus
  12. Izin bertanya bu. seperti yang kita ketahui bahwa saat ini sengang boomingnya pengguan media pembelajaran berasis ict. apakah media pembelajaran berbasis non ict masih perlu digunakan? jika iya, apa pertimbangannya? dan jika tidak, mengapa seperti itu?

    BalasHapus
  13. Masih diperlukan tidak sepenuhnya ditinggalkan akan tetapi porsinya aja yang berbeda.

    BalasHapus
  14. Masih diperlukan tidak sepenuhnya ditinggalkan akan tetapi porsinya aja yang berbeda.

    BalasHapus

prinsip dasar multi media dalam pembelajaran

                        Prinsip Dasar Multimedia Dalam Pembelajaran Dalam mengembangkan lingkungan belajar digital, multimed...